TERKINI

Bangunan DAK SMPN 1 Wagir  Malang Diduga tidak Sesuai Spesifikasi Teknis

Okt 18 2022356 Dilihat

Malang, Jurnalpagi.id – Bangunan DAK Fisik SMPN 1 Wagir diduga tidak sesuai spesifikasi teknis,  Pasalnya pembangunan yang digelontorkan dari dana DAK TH. 2022 di belum sepenuhnya sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

Berdasarkan temuan Pemuda Anti Korupsi di lapangan, terdapat bangunan fisik material fly ash yang digunakan untuk memasang bagian atap genteng. Tak hanya itu saja , menurutnya kualitas galvalum yang digunakan untuk pemasangan kuda-kuda atap menggunakan kayu hal itu juga patut di pertanyakan

Sementara menurutnya berdasarkan survey di lokasi,  dari material yang digunakan bukan dari kayu secara utuh melainkan menggunakan material yang diduga belum sesuai spesifikasi teknis.

“Anggaran 500 Juta itu banyak loh, Jika hanya untuk mengerjakan rehap atap saja 3 kelas (ruangan-red) pasti cukup, memang mau ambil untung berapa? Kok masih pakai fly ash” beber Sam Nopek salah satu pegiat dari komunitas Pemuda Anti Korupsi Malang Raya.

beliau juga menambahkan “Apakah kualitas mutu bangunan sama bila dengan menggunakan semen di campur Fly ash hasilnya lebih baguskah?” Saya kira lebih bagus jika menggunakan semen PC lah. ujar nopek saat (Jum/Pan)

Malang, Jurnalpagi.id – Bangunan DAK Fisik SMPN 1 Wagir diduga tidak sesuai spesifikasi teknis,  Pasalnya pembangunan yang digelontorkan dari dana DAK TH. 2022 di belum sepenuhnya sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

Berdasarkan temuan Pemuda Anti Korupsi di lapangan, terdapat bangunan fisik material fly ash yang digunakan untuk memasang bagian atap genteng. Tak hanya itu saja , menurutnya kualitas galvalum yang digunakan untuk pemasangan kuda-kuda atap menggunakan kayu hal itu juga patut di pertanyakan

Sementara menurutnya berdasarkan survey di lokasi,  dari material yang digunakan bukan dari kayu secara utuh melainkan menggunakan material yang diduga belum sesuai spesifikasi teknis.

Baca juga :  Kopdarwil PSI Jatim, Kaesang : PSI Siap Menangkan Pranowo – Gibran di Jawa Timur

“Anggaran 500 Juta itu banyak loh, Jika hanya untuk mengerjakan rehap atap saja 3 kelas (ruangan-red) pasti cukup, memang mau ambil untung berapa? Kok masih pakai fly ash” beber Sam Nopek salah satu pegiat dari komunitas Pemuda Anti Korupsi Malang Raya.

beliau juga menambahkan “Apakah kualitas mutu bangunan sama bila dengan menggunakan semen di campur Fly ash hasilnya lebih baguskah?” Saya kira lebih bagus jika menggunakan semen PC lah. ujar nopek saat (Jum/Pan)

Share to

Related News

Ditengah Kesibukannya Menjadi Kajati Jat...

by Mei 30 2024

Surabaya | jurnalpagi.id Mia Amiati adalah Kajati perempuan pertama di Jawa Timur, selain sosoknya y...

IKA PMII UNMER Surabaya Memberi dukungan...

by Mei 17 2024

Jurnalpagi.id | Surabaya, 17 Mei 2024 – Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesi...

Prabowo Gibran Unggul di Pasuruan, Rusdi...

by Feb 14 2024

Pasuruan – jurnalpagi.id | Tampak wajah – wajah kebahagiaan terpancar dari para relawan ...

PMII Surabaya Desak Satpol PP dan Bawasl...

by Nov 23 2023

Salah satu APS dan APK yang terpasang di Kota Surabaya

Keterangan Saksi Berbelit, Majelis Hakim...

by Nov 14 2023

Suasana sidang dengan agenda keterangan saksi dari Penggugat terkait sengketa pipa besi eks PT Freep...

Apakah Anak Wajib Membayar Hutang Orang ...

by Nov 11 2023

Warisan adalah peninggalan pewaris yang berupa hak dan kewajiban atau semua harta kekayaan yang diti...

No comments yet.

Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
back to top