TERKINI

Terlantarkan Istri Pengacra Divonis Masa Percobaan 3 Bulan

Jan 30 2022297 Dilihat

JurnalPagi – Seorang oknum pengacara di Kabupaten Pamekasan divonis 3 bulan masa percobaan menjadi tahan kota sebagai tahanan luar oleh Pengadilan Negri Kabupaten Pamekasan.

Yolies Yongky Nata, Pengacara CH mengungkapkan bahwa Pengadilan Negeri(PN) Kabupaten Pamekasan pada hari Kamis( 27 Januari 2022), oleh Majelis Jaksa Hakim telah memutuskan terdakwa AR terbukti bersalah diduga telah menelantarkan istrinya CH.

“Terdakwa AR sudah diputuskan oleh Jaksa atas kasus tersebut menjadi tahanan percobaan selama 3 bulan yaitu menjadi tahanan luar. Hal itu terdakwa AR masih melakukan upaya banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya,” kata Pengacara Yolies Yongky Nata.

Menurut Yolies Yongky Nata, putusan majelis hakim sudah tepat dan benar pada kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) atas kliennya itu.

Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada pihak Polres Pamekasan yang telah membantu menegakkan keadilan bagi kliennya. Serta, terimakasih juga kepada PN Pamekasan yang telah bersungguh-sungguh menangani kasus KDRT ini dan memberikan putusan yang seadil-adilnya.

“klien kami menerima apa yang telah diputuskan oleh Majelis Hakim. Kami juga akan selalu menunggu putusan dari Kejati atas banding tersebut, dan untuk langka selanjutnya akan kami pikirkan untuk proses upaya hukum lainya. Persoalan atas kasus ini pasca banding yang dilakukan oleh terpidana,” ujarnya.

Yolies Yongky Nata, berharap atas hasil dari banding nanti bisa menguatkan PN atau tingkat satu utama

”Kami menerima putusan itu dengan legowo. Dan informasi yang saya dengar terpidana tidak akan melakukan banding akan tetapi Jaksa yang akan lakukan banding. Tetap kami akan menunggu hasil petusan itu dan nanti kami akan melakukan langkah-langkah atas putusan tersebut,” paparnya.

Baca juga :  Mirip Kasus Labora Sitorus, IPW Desak Kapolda Kaltara Serius Usut Tuntas Jaringan Briptu HSB

Sementara, CH sendiri mengaku kurang puas dengan putusan tersebut karena ada kekhawatiran akan terulang kembali perbuatan KDRT, walaupun bukan kepada dirinya. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak terkait PN Pamekasan yang telah memberikan keadilan kepada kami. Hingga memutuskan persoalan kasus saya ini. Dan kami minta untuk kasus ini mohon untuk dikaji ulang,” pungkasnya.

Share to

Related News

Ditengah Kesibukannya Menjadi Kajati Jat...

by Mei 30 2024

Surabaya | jurnalpagi.id Mia Amiati adalah Kajati perempuan pertama di Jawa Timur, selain sosoknya y...

IKA PMII UNMER Surabaya Memberi dukungan...

by Mei 17 2024

Jurnalpagi.id | Surabaya, 17 Mei 2024 – Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesi...

Prabowo Gibran Unggul di Pasuruan, Rusdi...

by Feb 14 2024

Pasuruan – jurnalpagi.id | Tampak wajah – wajah kebahagiaan terpancar dari para relawan ...

PMII Surabaya Desak Satpol PP dan Bawasl...

by Nov 23 2023

Salah satu APS dan APK yang terpasang di Kota Surabaya

Keterangan Saksi Berbelit, Majelis Hakim...

by Nov 14 2023

Suasana sidang dengan agenda keterangan saksi dari Penggugat terkait sengketa pipa besi eks PT Freep...

Apakah Anak Wajib Membayar Hutang Orang ...

by Nov 11 2023

Warisan adalah peninggalan pewaris yang berupa hak dan kewajiban atau semua harta kekayaan yang diti...

No comments yet.

Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
back to top