TERKINI

Tragedi Tragis Stadion Kanjuruhan Malang,LBH Astranawa : Usut Tuntas dan Siap Memberikan Bantuan Hukum

Okt 02 2022288 Dilihat

Malang – Kericuhan yang terjadi dalam tragedi tragis di Stadion Kanjuruhan, Malang pasca laga Arema FC vs Persebaya yang menelan korban 127 jiwa,Sabtu (01/10/2022).

Atas kejadian tersebut mendapatkan reaksi dan respon dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Bantuan Hukum Astranawa Bela Indonesia (DPP LBH Astranawa),Andi Mulya,S.H.,M.H.,CPLE mengucapkan bela sungkawa dan menyayangkan atas tindakan aparat kepolisian yang menembakkan gas air mata sehingga menimbulkan kepanikan.

“Kami Segenap Pengurus LBH Astranawa berbela sungkawa atas korban yang meninggal dan luka-luka,sangat menyayangkan serta kecewaan atas tindakan aparat kepolisian yang tidak sebanding dengan jumlah penonton, dan secara membabi buta menembakkan gas air mata sehingga menimbulkan kepanikan terhadap penonton yang jumlahnya ribuan”,ungkapnya,Minggu (02/10/2022).

“Akibatnya, banyak penonton yang sulit bernapas dan pingsan. Sehingga, banyak jatuh korban yang terinjak-injak di sekitar Stadion Kanjuruhan Malang”,ucap Andi.

Lanjut,Andi bahwa penggunaan gas air mata sudah dilarang sesuai aturan FIFA.

“Padahal, penggunaan gas air mata di stadion sepak bola sesuai aturan FIFA dilarang. Hal itu tercantum dalam FIFA Stadium Safety and Security Regulations pada pasal 19 huruf b disebutkan bahwa sama sekali tidak diperbolehkan mempergunakan senjata api atau gas pengendali massa,” ungkap andi

Oleh karena itu,LBH Astranawa siap memberikan bantuan hukum kepada aremania untuk menuntut kepada semua institusi yang terlibat agar bertanggung jawab dalam tragedi kemanusian ini dan memin gta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit juga harus mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat yang bertanggung jawab dalam mengendalikan pengamanan pada pertandingan antara tuan rumah Arema FC Malang melawan Persebaya Surabaya. Kemudian, memerintahkan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta untuk mempidanakan panitia penyelenggara pertandingan antara Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (1 Oktober 2022).

Baca juga :  Gabungan NGO Serahkan Data Tambang Ilegal, Ketua Dewan Kab.Pasuruan : Mulai Hari Ini Tambang Ilegal Akan Ditutup

Menurutnya lagi,Jatuhnya korban tewas di sepakbola nasional ini, harus diusut tuntas pihak kepolisian.

“Jangan sampai pidana dari jatuhnya suporter di Indonesia menguap begitu saja seperti hilangnya nyawa dua bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada bulan Juni lalu”,tutur Ketua Umum LBH Astranawa.

Tambah Ketum DPP LBH Astranawa, Lebih penting dari tewasnya 127 suporter tersebut, saya juga meminta ke Presiden Jokowi harus memberikan perhatian terhadap dunia sepakbola di Indonesia yang selalu ricuh dan menelan korban jiwa, Kemudian, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (Iwan Bule) seharusnya malu dan mengundurkan diri dengan adanya peristiwa terburuk di sepak bola nasional.

Share to

Related News

GSNI Surabaya Gelar Acara Pelatihan Kepe...

by Feb 04 2024

Jurnalpagi.id | Surabaya Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) DPC Surabaya Pada Sabtu, (27/10/202...

Temui Kapolres Pasuruan, PORTAL Serahkan...

by Jan 25 2023

Pasuruan | jurnalpagi.id – Persatuan Organisasi Rakyat untuk Transparansi Lingkungan (PORTAL) ...

Sejumlah NGO Mendesak DPRD Kab.Pasuruan Tindak Tegas Tambang Ilegal

Gabungan NGO Serahkan Data Tambang Ilega...

by Jan 16 2023

Pasuruan| jurnlpagi.id – Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Persat...

Apindo Usul Permenaker No Work N...

by Nov 15 2022

Jurnalpagi.di – Apindo meminta Menteri Ketenagakerjaan mengabulkan usulannya untuk menerbitkan...

Kawal Program ASO, Rumah Aspirasi Audens...

by Sep 23 2022

Surabaya, JurnalPagi.id – Rombongan Rumah Aspirasi-19 di Pimpin langsung oleh Mulyadi selaku k...

Diduga Ada Kebocoran Anggaran, Aktivis D...

by Sep 20 2022

Ngawi | jurnalpagi.id – Aktivis Demokrasi Anti Korupsi resmi melaporkan dugaan kebocoran angga...

No comments yet.

Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
back to top