TERKINI

Kejari Surabaya Terima Pelimpahan 3 Tersangka Kasus Pengusiran Nenek Elina

• Mar 01 2026 • 293 Dilihat

Surabaya | jurnalpagi.id

Penanganan kasus pengusiran dan pengrusakan rumah milik Nenek Elina Widjajanti (80), warga Sambikerep, Surabaya, resmi memasuki tahap penuntutan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) dari penyidik Polda Jawa Timur, Jumat (27/2/2026).

Tiga tersangka yang dilimpahkan yakni Samuel Ardi Kristanto, Mohammad Yasin, dan Sugeng Yulianto. Ketiganya kini berada di bawah kewenangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Surabaya.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Surabaya, Dr. Ida Bagus Putu Widnyana, SH., MH., menyampaikan bahwa tersangka Samuel Ardi Kristanto dijerat dengan sejumlah pasal berlapis, antara lain Pasal 262 ayat (1) KUHP, Pasal 525 KUHP jo. Pasal 20 huruf d KUHP, serta Pasal 521 ayat (1) KUHP jo. Pasal 20 huruf d KUHP. Sementara dua tersangka lainnya, Mohammad Yasin dan Sugeng Yulianto, disangkakan melanggar Pasal 262 ayat (1) KUHP.

Kasus ini sempat menyita perhatian publik setelah viral di media sosial. Para tersangka diduga melakukan pengusiran paksa dan pengrusakan rumah milik Nenek Elina yang telah  tahun ditempatinya.

Peristiwa bermula dari adanya dokumen jual beli lahan yang diklaim dilakukan oleh tersangka Samuel Ardi Kristanto. Klaim tersebut ditolak pihak Nenek Elina yang menegaskan tidak pernah menjual tanah maupun bangunan yang menjadi tempat tinggalnya. 

Perselisihan itu berujung pada pengusiran paksa terhadap korban beserta penghuni rumah, hingga akhirnya bangunan rumah tersebut diratakan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Surabaya, Putu Arya Wibisana, SH., MH., menegaskan bahwa kejaksaan akan mengawal perkara ini secara profesional. 

“Pelimpahan tahap II ini menandai kesiapan penuntut umum untuk membawa perkara ke persidangan. Kami memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak,” ujar Putu Arya.

Baca juga :  Tiga Saksi Korban Ungkap Peran Terdakwa Jan Hwa Diana Dalam Kasus Pengrusakan Mobil

Dengan diterimanya pelimpahan tahap II tersebut, perkara pengusiran dan pengrusakan rumah Nenek Elina selanjutnya akan disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Share to

Related News

Terpilih Secara Aklamasi dalam Munaslub ...

by • Sep 18 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) ...

PT WSG Beri Klarifikasi dan Testimoni AR...

by • Sep 16 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Pengaduan calon pekerja rumah tangga, Ika Puji Arsih, terhadap PT Wijaya Se...

Dakwaan Jaksa Dianggap Kabur, Eksepsi 4 ...

by • Sep 14 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Empat warga negara Jepang yang menjadi terdakwa perkara dugaan tindak pidan...

PT Kedap Sayaaq Tagih Dokumen Kepailitan...

by • Sep 14 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Polemik kepailitan PT Kedap Sayaaq, perusahaan tambang batu bara berstatus ...

Diduga Palsukan Tanda Tangan Kurator, Pe...

by • Sep 10 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Polemik kepailitan PT Kedap Sayaaq memasuki babak baru. Tim kuasa hukum per...

Rumah Dieksekusi PN Mojokerto Meski Tak ...

by • Sep 08 2026

Jakarta | Jurnalpagi.id Pelaksanaan eksekusi pengosongan rumah di kawasan Pandansili, Kecamatan Trow...

No comments yet.

Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
back to top