TERKINI

Praperadilan SP3 Kasus Keterangan Palsu Ditolak, Dr Johan Widjaja Kuasa Hukum Lie David Linardi Akan Tempuh Upaya Lain

Apr 05 2024710 Dilihat

Surabaya | jurnalpagi.id

Penghentian penyidikan kasus dugaan sumpah palsu dan memberikan keterangan palsu dibawah sumpah dengan terlapor Lim Ming Kang dan Debora Helmi alias Ming Tjoe sudah sesuai prosedur. Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Antyo Harri Susetyo menolak permohonan pemohon Lie David Linardi yang menggugat Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) yang diterbitkan penyidik Unit I Sundoyo IV Ditreskrimum Polda Jatim atas kasus tersebut.

“Memperhatikan Pasal 109 Ayat 2 UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang hukum acara pidana. Mengadili, menolak Permohonan Praperadilan Pemohon. Membebankan Biaya Perkara kepada Pemohon Praperadilan sebanyak nihil, kata hakim Antyo Harri Susetyo di ruang sidang Tirta 1 Pengadilan Negeri Surabaya. Kamis (4/4/2024).

Hakim Tunggal Antyo Harri Susetyo dalam salah satu pertimbangannya menilai kurang tepat terhadap keberatan Pemohon yang mengatakan bahwa Termohon telah bertindak tidak profesional serta tidak konsisten karena telah menerbitkan SP3 sebanyak 2 kali yakni tanggal 9 April 2021 dan 29 Febuari 2024.

“Justru dengan dilakukannya pemeriksaan sebanyak 2 kali tersebut mencerminkan keseriusan dari Termohon untuk kembali menemukan bukti yang cukup untuk dapat diteruskan dalam tahap Penuntutan. Meskipun pada akhirnya setelah dilakukan Gelar perkara belum diperoleh bukti yang cukup sehingga dikeluarkan SP3,” katanya saat membacakan salah satu pertimbangan putusannya.

Menyikapi penolakan Permohonan Praperadilannya tersebut, Lie David Linardi melalui kuasa hukumnya Dr. Johan Widjaja SH,.MH mengaku kaget dengan putusan tersebut. Meski belum mengetahui secara detil alasan hakim menolak permohonan yang diajukan.

“Ya, tadi diitolak dengan alasan SP3 dianggap Sah,” katanya singkat selesai sidang Praperadilan.

Ditanya apa tindakan hukum selanjutnya yang akan dilakukan terkait penolakan Praperadilannya tersebut,? Dokter Johan berharap agar Kliennya Lie David Linardi tidak perlu larut dalam kekecewaan atas putusan yang dianggap belum memenuhi rasa keadilan tersebut.

Baca juga :  Status Tersangka Dinyatakan Tidak Sah Dalam Praperadilan, Kuasa Hukum : Dakwaan Jaksa Batal Demi Hukum

“Kami tadi sudah bicara dengan Pak David untuk melakukan Upaya hukum yang lainnya. Tadi masih dipertimbangkan untuk menempuh cara yang lain,” jawabnya.

Sebab menurut Dr. Johan, putusan dari hakim Tunggal Praperadilan tadi tidak berdasarkan fakta-fakta yang terjadi yang pernah diungkapkan oleh saksi Weny dan saksi Agus di persidangan.

“Memang ini ada rekayasa besar yang di otaki oleh Debora Helmi. Menghadirkan saksi palsu, cuci otak, terus dengan mengatasnamakan Tuhan. Jadi sebenarnya saksi palsu itu ada. Tujuannya untuk merebut suami orang dengan tiga cara tadi. Namun kenyataan yang diungkapkan oleh saksi fakta Weny dan Agud ini sama hakim tidak dipertimbangkan.

Berkaitan dengan keterangan saksi fakta yang tidak dipertimbangkan hakim tersebut, Dokter menjadi semakin yakin akan menempuh upaya hukum lainnya.

“Faktanya memang ada yang dipalsukan. Kami dari pihak Pemohon merasa belum mendapatakan Keadilan,” pungkas Dr. Johan.

Share to

Related News

Tersandung Kasus Dugaan Pencabulan, Jan ...

by Agu 14 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Mantan pengurus Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (P...

Digugat PMH, Kuasa Hukum Tergugat Mengac...

by Agu 13 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Sidang perkara gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang melibatkan, Lilik...

Tiga Pejabat Pelindo Nyatakan Pengerjaan...

by Agu 12 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, tim pen...

PT Java Fortis Corporindo Gugat Mantan D...

by Agu 12 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Sengketa pengadaan lahan kawasan industri di Jombang yang diajukan PT Java ...

Hakim Sebut Saksi Beruntung Tak Terseret...

by Agu 06 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Perkara angkutan bawang Bombay yang tak sesuai dengan dokumen membuat Said ...

Pengadilan Tinggi Surabaya Perkenalkan S...

by Agu 06 2026

Surabaya | jurnalpagi.idPengadilan Tinggi Surabaya mulai menerapkan ketentuan baru dalam Kitab Undan...

No comments yet.

Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
back to top