Pasuruan Jurnalpagi.id – Pekerjaan pemeliharaan berkala ruas jalan Bangil–Wonokerto sepanjang 1,3 kilometer telah rampung. Jalan berstruktur rigid pavement (beton semen) kini sudah dapat dimanfaatkan penuh oleh masyarakat.
Proyek yang dikerjakan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Kabupaten Pasuruan ini menelan anggaran sekitar Rp 4,1 miliar.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas kendaraan kembali normal dan lancar. Secara fisik , pengecoran beton telah selesai 100 persen. Saat ini tersisa penyempurnaan penanangan bahu jalan dengan urugan agregat untuk menyesuaikan elevasi badan jalan dengan akses rumah warga.
Urugan bahu jalan tersebut disambut positif warga karena mempermudah akses keluar-masuk rumah tanpa biaya tambahan. Salah satu warga Desa Wonokerto, Suprapto, menyebut sebelumnya terdapat selisih ketinggian hingga 30–40 sentimeter.
“Informasi awal tepat depan rumah saya tidak kebagian urukan, alhamdulillah akhirnya pihak pemborong berkenan menambahi menambahi urukan,” ujar Suprapto.
Pelaksana proyek, dari CV Semeru Karya Perkasa, Agus, menyampaikan bahwa volume urugan bahu jalan ditambah dari rencana awal 200 meter kubik menjadi sekitar 400 meter kubik dilakukan setelah evaluasi lapangan.
“Kebutuhan awal penanganan bahu jalan berbahan agregat memang 200 kubik, namun setelah evaluasi kita tambah menjadi 400 kubik,”tegas Agus.
Penanganan bahu jalan ini diharapkan meningkatkan kenyamanan, keselamatan, serta kerapian hasil akhir pekerjaan jalan.(Wan/Adi)
No comments yet.