Pasuruan, Jurnalpagi.id – RSUD Bangil meraih penghargaan Platinum Award dari World Stroke Organization (WSO) Angels Awards untuk periode kuartal pertama tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan kepada rumah sakit yang dinilai mampu memberikan pelayanan penanganan stroke secara cepat, sesuai standar dan berkelanjutan.
Direktur RSUD Bangil dr. Arma Roosalina, M.Kes, bersyukur atas penghargaan internasional yang baru saja diterima tersebut. Menurutnya, capaian itu menjadi bukti komitmen RSUD Bangil dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya penanganan pasien stroke.
“Alhamdulillah, kami dipercaya oleh World Stroke Organization sebagai rumah sakit yang mampu menangani kasus stroke dengan teknik trombolitik,” katanya, Rabu (20/5).
Ucapan terima kasih oleh dr. Arma Rosalia M.Kes kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelayanan di RSUD Bangil, terutama Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo yang terus berkomitmen dan mensupport pengembangan layanan kesehatan.
Harapan ke depan RSUD Bangil dapat terus berkembang dengan layanan penanganan stroke yang lebih modern dan canggih, termasuk pengembangan tindakan neurointervensi seperti trombektomi. Perlu diketahui bahwa RSUD Bangil selama ini menjadi salah satu rumah sakit yang aktif melakukan tindakan trombolisis intravena di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sesuai standar pelayanan medis.
Bahkan RSUD Bangil juga telah ditunjuk Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit rujukan stroke sehingga secara rutin melakukan pendataan dan pelaporan kepada World Stroke Organization.
Ketua Kelompok Staf Medis (KSM) Saraf RSUD Bangil dr. Azis Sp.S menjelaskan, RSUD Bangil memiliki inovasi layanan HOLISTIC (Hospital Stroke Center Integrated and Comprehensive) yang dirancang untuk mempercepat penanganan pasien stroke.
Melalui layanan tersebut, pasien dengan gejala stroke yang datang ke IGD akan langsung ditangani Tim Code Stroke sesuai standar prosedur operasional mulai proses triage, konsultasi dokter spesialis hingga pemeriksaan CT Scan. Kecepatan penanganan menjadi faktor utama dalam menyelamatkan pasien stroke.
“Penanganan pasien pada golden period atau kurang dari tiga jam merupakan waktu terbaik untuk melakukan tindakan trombolitik. Karena dalam penanganan stroke berlaku prinsip time is brain,” tegasnya.
Sebagai langkah memaksimalkan layanan HOLISTIC, RSUD Bangil juga berkolaborasi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan melalui layanan call center 112 yang dapat diakses masyarakat secara gratis tanpa pulsa maupun paket data.
Dengan call center 112, masyarakat yang menemukan kondisi kegawatdaruratan stroke dapat langsung terhubung dengan layanan BEST RSUD Bangil untuk mempercepat penanganan medis. Termasuk penjemputan pasien hingga penanganan awal sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Oleh karena itu saat ini RSUD Bangil terus mengembangkan pelayanan stroke berbasis teknologi dan penanganan cepat untuk meningkatkan keselamatan pasien. Setelah memperoleh Platinum Awards dari WSO, RSUD Bangil menargetkan peningkatan penghargaan menjadi Diamond Awards, sekaligus pengembangan layanan trombektomi dengan dukungan fasilitas cathlab dan tenaga dokter spesialis neurointervensi.(Wan/Adi)
No comments yet.