TERKINI

DBD Naik, Bupati Rusdi Instruksikan Penanganan DBD Secara Cepat

Jun 10 2025322 Dilihat

Pasuruan | jurnalpagi.id – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menginstruksikan kepada seluruh Kepala Unit Organisasi Bersifat Fungsional (UOBF) Puskesmas se-Kabupaten Pasuruan, di Aula Dinas Kesehatan, Selasa, (10/6).

Mas Rusdi, sapaan akrab Bupati mengungkapkan, bahwa jumlah kasus DBD di Kabupaten Pasuruan terus meningkat dalam dua tahun terakhir. Mas Rusdi mengaku tidak ingin mendengar ada keterlambatan penanganan medis ataupun pelaporan kasus DBD.

Tercatat 724 kasus pada 2023, naik menjadi 824 kasus pada 2024. Bahkan selama Mei 2025, terdapat 169 kasus baru dengan satu kematian.

“Target kita jelas: pencegahan dan penanganan DBD harus dilakukan secara cepat, tidak boleh menunggu. Semua petugas puskesmas harus sigap, baik dalam deteksi dini maupun perawatan,” tegasnya.

Ia menekankan, seluruh puskesmas wajib melakukan tindakan preventif, seperti penyuluhan ke masyarakat dan pelacakan aktif terhadap pasien yang menunjukkan gejala DBD.
Serta pentingnya kolaborasi lintas sektor hingga peran aktif masyarakat.

“Jangan hanya menunggu laporan. Jika ditemukan gejala, langsung bergerak. Kalau perlu dirujuk ke rumah sakit, lakukan secepatnya,” tambah poliisi muda Gerindra ini.

Di sisi lain, ia mengajak semua pihak untuk memperkuat program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui edukasi masyarakat, pembersihan lingkungan, fogging, serta penerapan pola 3M atau 4M Plus.

“Gerakan bersih-bersih lingkungan harus digalakkan. Fogging dan pengurasan tempat penampungan air harus dilakukan secara berkala,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Ani Latifah, mengingatkan pentingnya pelaporan cepat dari puskesmas dan rumah sakit terkait temuan kasus DBD.

“Begitu ada kasus, segera laporkan. Kami akan langsung turun ke lapangan untuk penyelidikan epidemiologi dan melakukan tindakan, seperti fogging,” jelasnya.

Baca juga :  Diknas Segera Luncurkan 19 Paket Rehabilitasi Gedung SD

Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan membersihkan saluran air dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

“Masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam memutus rantai penyebaran DBD,” pungkasnya.(*)

Share to

Related News

DPRD Kab. Pasuruan Rangkul Semua Pihak u...

by Feb 07 2026

Pasuruan, Jurnalpagi.id – Permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah Kecamatan Gempol, Kabupat...

RSUD Bangil Rayakan HUT ke-46, Tegaskan ...

by Des 20 2025

Pasuruan Jurnalpagi.id – RSUD Bangil, salah satu Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kabupaten Pa...

Komisi I DPRD Pasuruan Bahas Penertiban ...

by Des 16 2025

Pasuruan, Jurnalpagi.id – Persoalan kabel optik yang terpasang semrawut di wilayah Kabupaten Pasur...

APBD 2026 Resmi Disahkan: DPRD Pastikan ...

by Des 01 2025

PASURUAN, Jurnalpagi.id – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Bel...

Tingkatkan Kualitas Layanan RSUD Bangil,...

by Nov 27 2025

Pasuruan Jurnalpagi.id – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengaku bangga dengan penandatangan aden...

Tahun Ini, Pemkab Garap PJU di Jalur Alt...

by Nov 26 2025

Pasuruan Jurnalpagi.id – Tahun ini, Dinas Perhubungan mulai membangun PJU di sejumlah ruas jal...

No comments yet.

Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
back to top