Pasuruan Jurnalpagi.id – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengaku bangga dengan penandatangan adendum kesepakatan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan dan UIN Sunan Ampel Surabaya.
Hal itu disampaikan Bupati Pasuruan saat memberikan sambutan usai
penandatanganan adendum kesepakatan bersama di Surabaya, Senin (24/11).
“Saya bangga pada pagi hari ini. UINSA Surabaya bisa bekerja sama dengan Pemkab Pasuruan, lebih tepatnya dengan RSUD kami, yang saat ini sudah tipe B,” katanya.
Politisi muda Partai Gerindra ini mengaku akan terus meningkatkan kapasitas dan kualitas RSUD Bangil agar standar pelayanannya maksimal, layak untuk masyarakat Kabupaten Pasuruan.
“Pak Rektor, Profesor, saya terus sampaikan ke Bu Dirut RSUD Bangil bahwa kita ini rumah sakit daerah yang menjadi bagian dari pemerintahan, jadi harus memberi pelayanan,” urainya.
Disampaikan dia, fasilitas kesehatan termasuk layanan di RSUD bangil, beda dengan pelayanan dan fasilitas di rumah sakit – rumah sakit swasta.
“Kalau rumah sakit swasta, melayani masyarakat sakit sampai sembuh, dapat keuntungan untuk pribadi atau untuk rumah sakit swasta itu sendiri,” papar dia.
Mas Rusdi juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan kesepakatan antara UINSA Surabaya dengan RSUD Bangil
“Semoga pelayanan RSUD Bangil dengan adanya kesepakatan ini semakin berkualitas, semakin baik, dan semakin optimal untuk masyarakat Kabupaten Pasuruan,” tuturnya.
Tahun depan, kata dia, pihaknya juga sudah memasang target untuk menjadi RSUD Pendidikan. Nanti semua kelengkapan layanan akan ditambah dan disempurnakan.
“Kami berkomitmen untuk membuat RSUD Pendidikan. Semoga kesepakatan ini bisa berjalan dengan lancar, khususnya untuk masyarakat Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.
Mas Rusdi juga tertarik dengan apa yang disampaikan Profesor, jika nanti ada kuota, untuk putra Putri Kabupaten Pasuruan belajar di UINSA Surabaya, pihaknya siap mengisi.
“Jika tahun depan memang ada kuotanya untuk anak – anak terbaik Pasuruan, akan kami support. Tidak ada titipan, akan kami kompetisikan,” sambung Mas Rusdi.
Mas Rusdi menyebut, siapapun yang layak, akan disekolahkan di UINSA Surabaya Fakultas Kedokteran. Untuk uangnya, akan disiapkan oleh Pemkab Pasuruan.
“Sekali lagi, mewakili Kabupaten Pasuruan, saya mengucapkan terima kasih kepada UINSA Surabaya. Jangan bosan-bosan kalau mungkin nanti mau bikin apa di Pasuruan,” urainya.
Kalau tertarik mengembangkan kampus di Pasuruan, ia mengaku Pemerintah siap mensupport, karena memang di sini belum ada Universitas besar berskala nasional.
Dalam kesempatan itu, Bupati Pasuruan didampingi Wakil Bupati Pasuruan KH Shobih Asrori serta beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah. (Wan/Adi)
No comments yet.