TERKINI

Ketua MRP Timotius Murib Mengecam Aksi Pembakaran Rumah di Distrik Ilaga

Apr 08 2022688 Dilihat

Jurnalpagi.id – Kelompok separatis kembali melakukan aksi teror biadab dengan melakukan pembakaran belasan rumah milik warga di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua pada Rabu, 6 April 2022. Pembakaran rumah tersebut diduga sebagai bentuk aksi balasan atas tewasnya Ali Kogoya pada Senin, 4 April, 2022 lalu.

Aksi teror tersebut juga dilakukan oleh kelompok separatis dengan melepaskan sejumlah tembakan ke arah perkampungan yang membuat sejumlah warga merasa ketakutan. Diketahui, pasca aksi teror tersebut warga mengungsi ke tempat aman seperti pos-pos aparat keamanan.

Timotius Murib sebagai Ketua Majelis Rakyat Papua, dalam menanggapi teror tersebut dirinya mengaku cukup kesal dengan aksi yang dilakukan kelompok separatis lantaran korbannya adalah warga sipil yang tidak tahu-menahu akar konflik di lapangan. Dirinya juga mengatakan bahwa konflik di Papua harus segera diselesaikan agar tidak semakin meluas dampak yang ditimbulkan.

“Saya mengecam aksi yang dilakukan kelompok separatis yang menyasar perkampungan warga, tidak sepantasnya warga yang tidak terlibat dalam konflik menanggung seluruh akibat, apalagi mereka harus merelakan rumah yang harus dibakar,” ucap Timotius Murib, dalam keterangan tertulis kepada jurnalpagi.id Jumat, 8 April.2022

Murib mengingatkan bahwa aksi yang dilakukan kelompok separatis telah melanggar hak asasi manusia, padahal dirinya sempat mengupayakan mediasi dengan PBB sebagai pihak ketiga guna menyelesaikan konflik di Tanah Papua.

“Sangat disayangkan hal ini terjadi, padahal saya baru mengupayakan mediasi dengan PBB sebagai pihak ketiga yang netral untuk menuntaskan konflik, tapi malah kelompok separatis yang notabene orang Papua justru melakukan aksi-aksi teror yang berpotensi melanggar HAM,” tambahnya.

Sebagai Ketua MRP, dirinya yang didaulat untuk dapat memahami kondisi kehidupan mesyarakat di Papua, mengaku akan tetap membela setiap hak-hak dasar orang Papua. Namun dirinya dengan tegas menolak jika yang dibelanya adalah bentuk aksi separatisme.

Baca juga :  Batal Demo, Paguyuban Pedagang Daging Minta Instansi Terkait Sidak Pasar Pandaan

“Saya punya kewenangan, saya siap membawa aspirasi setiap kepala (orang Papua) untuk disampaikan demi hak-haknya, tapi masalah aksi teror dan separatis, saya tentu menolaknya. JPM

Share to

Related News

Delapan Kader Masuk Bursa Ketua DPC PKB ...

by Mar 29 2026

Pasuruan, Jurnalpagi.id – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten...

PDI Perjuangan– GP Ansor Bangil Buka P...

by Mar 18 2026

Pasuruan, Jurnalpagi.id / DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan bersama GP Ansor Bangil membuka Posk...

DPC PPP Kabupaten Pasuruan Gelar Peringa...

by Mar 16 2026

Pasuruan, Jurnalpagi.id / Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten P...

Ketua DPC PDIP Kabupaten Pasuruan Santun...

by Mar 15 2026

Pasuruan, Jurnalpagi.id – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan H. Arifin menggelar kegiatan...

Momentum Ramadhan, Heru Veri Nurcahya Ba...

by Mar 15 2026

Pasuruan, Jurnalpagi.id / Politisi PDIP Kabupaten Pasuruan, Heru Veri Nurcahya membagikan 1.000 pake...

Takmir dan Nadzir Masjid Cheng Hoo Panda...

by Mar 14 2026

Pasuruan, Jurnalpagi.id – Pengurus takmir dan nadzir Masjid Muhammad Cheng Hoo Pandaan masa ba...

No comments yet.

Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
back to top