Pasuruan, Jurnalgapi.id / Cempaka Foundation bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan meresmikan Program Konservasi Hutan dan Daerah Tangkapan Air (KHDTA) Tahun 2026 di Alas Kesiman, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Senin (3/2).
Program ini menjadi wujud kolaborasi multipihak dalam menjaga dan memulihkan kawasan hutan serta daerah tangkapan air di Kabupaten Pasuruan. Peresmian dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko dan dihadiri unsur DPRD, OPD, Perhutani, serta perwakilan perusahaan mitra.
Direktur Cempaka Foundation Sarifudin Lathif menjelaskan, sejak 2019 hingga 2025, Program KHDTA telah menanam 97.747 pohon di lahan seluas 159,08 hektare bersama 34 mitra. Pada 2025, sebanyak 17.976 pohon ditanam di enam desa dengan tingkat hidup mencapai 85 persen berdasarkan pemantauan Aplikasi BumiBaik.
Cempaka Foundation pada tahun 2026 ini menargetkan penanaman 25.000 pohon di lahan seluas 35 hektare di delapan lokasi. Hingga awal tahun, 18 mitra telah berkomitmen mendukung penanaman 20.250 pohon.
Sekda Yudha Tri Widya Sasongko menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor mengingat luas lahan kritis di Kabupaten Pasuruan mencapai sekitar 30 ribu hektare.
Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Adinda Denisa mengapresiasi Program KHDTA yang dinilai memberi manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Program KHDTA diharapkan menjadi model konservasi berkelanjutan melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.(Wan/Adi)
No comments yet.