TERKINI

Puluhan Ribu Narapidana Di Jawa Timur Mendapat Remisi Khusus Idul Fitri

Mei 02 2022283 Dilihat

SURABAYA | JurnalPagi.id – Sebanyak 13.851 narapidana di 39 lapas atau rutan di Jatim memperoleh Remisi Khusus Idul Fitri 2022. Dari jumlah itu, 136 orang di antaranya bisa langsung bebas.

Dengan adanya remisi tersebut diklaim bahwa negara bisa menghemat anggaran sebesar Rp8,1 miliar. Penghematan itu berasal dari anggaran untuk biaya makan sebesar Rp20.000 per narapidana dalam sehari.

“Jika dikalikan jumlah narapidana yang mendapatkan (remisi) dan jumlah hari remisi yang diberikan, maka ada penghematan sekitar Rp8,1 miliar,” ujar Kadiv Pemasyarakatan Teguh Wibowo, Senin (2/5/2022).

Teguh menyebut, saat ini ada 28.239 warga binaan pemasyarakatan di Jatim. Mayoritas sudah berstatus narapidana dengan jumlah 22.572 orang. Sisanya berstatus tahanan.

“Untuk yang statusnya masih tahanan, belum berhak mendapatkan remisi,” terangnya.

Diungkapkannya besaran remisi yang diberikan juga bervariasi mulai paling sedikit 15 hari untuk narapidana yang baru menjalani pidana selama 6-12 bulan. Sedangkan narapidana yang telah menjalani masa hukuman di tahun pertama hingga ketiga mendapatkan pengurangan masa kurungan selama 1 bulan.

“Sementara untuk narapidana yang telah menjalani 4-5 tahun penjara mendapat remisi 1 bulan 15 hari. Untuk yang sudah enam tahun lebih mendapatkan remisi dua bulan,” jelas Teguh.

adiv Pemasyarakatan Teguh Wibowo (jaket hijau)

Teguh menjelaskan, narapidana yang berhak mendapatkan hak remisi hanya mereka yang berkelakuan baik dan aktif mengikuti pembinaan saja yang bisa memperoleh hak tersebut.

“Dan, karena bersifat khusus, hanya narapidana beragama Islam saja yang mendapatkan remisi Idul Fitri. Selain itu ada beberapa ketentuan tersendiri bagi narapidana yang dijerat pidana khusus,” urai Teguh.

Sebelumnya, Teguh menjelaskan bahwa pihaknya telah mengusulkan 14.399 narapidana kepada Dirjen Pemasyarakatan untuk mendapatkan hak remisi. Namun, dalam pengajuan tersebut tidak semua disetujui. Selisih antara pengusulan dengan yang telah memperoleh SK Remisi disebabkan beberapa hal.

Baca juga :  Aiptu Jailani Meninggal Dunia, Kasatlantas Polres Gresik : Polri Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik

Pertama pengusulan terkait PP 99/2012 yang dimana proses pemberian remisinya masih harus melalui persyaratan untuk dimintakan rekomendasi lebih lanjut ke instansi terkait. Selain itu, beberapa lapas/rutan sedang melakukan revisi pengusulan yang wajib untuk diperbaiki kembali. Sehingga data dikembalikan ke UPT dan pemrosesannya akan dilakukan kembali setelah Hari Raya Idul Fitri 1443H Tahun 2022.

“Apabila data sudah diperbaiki dan sudah diusulkan kembali maka proses verifikasi tetap dilaksanakan akan tetapi untuk Surat Keputusan akan menyusul kemudian,” terang Teguh.

Tidak hanya itu saja, Teguh juga menjelaskan bahwa selama 2022 ini, pihaknya juga memberikan hak asimilasi dan integrasi di rumah kepada 3.109 orang narapidana. Pemberian hak tersebut berdasarkan Permenkumham Nomor 43 Tahun 2021.

Share to

Related News

GERAM Lurug Kantor Bupati Tolak Dugaan M...

by Jun 19 2024

Pasuruan | jurnalpagi.id – Dugaan adanya monopoli kegiatan proyek yang ada di lingkungan pemer...

Segenap Pimpinan dan Anggota Dewan Perwa...

by Jun 18 2024

Baca juga :  Porkofincam Cikalong Kulon Laksanakan Halal Bihalal

Roadshow Lomba Foto Dan Video Satwa ke-3...

by Jun 15 2024

Pasuruan | jurnalpagi.id – Taman Safari Indonesia kembali menggelar event spesial berskala Int...

Rapimcab Gerindra Rekomendasikan Rusdi S...

by Jun 15 2024

Pasruruan | jurnalpagi.id – Menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (pemilukada) serentak tahun...

H. Juma’in Pendatang Baru Gerindra...

by Jun 06 2024

Pasuruan jurnalpagi.id – Perhelatan politik yang belum lama berlangsung memunculkan nama baru ...

Bahas Pilkada, PPP Jemput Bola Datangi D...

by Jun 06 2024

Pasuruan jurnalpagi.id – Komunikasi antar parpol menjelang pilkada serentak kembali digelar di...

No comments yet.

Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
back to top