Surabaya | jurnalpagi.id
Prestasi membanggakan diraih Kantor Hukum Johanes Dipa Widjaja & Partners setelah berhasil meraih predikat Elite One dalam ajang bergengsi Hukumonline Practice Leaders 2026. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kualitas layanan, profesionalisme, serta kontribusi kantor hukum tersebut dalam pengembangan praktik hukum di Indonesia.
Penghargaan diserahkan dalam malam penganugerahan yang digelar di Raffles Hotel Jakarta, Jumat (19/6/2026). Tahun ini, sebanyak 246 kantor hukum dari seluruh Indonesia bersaing dalam 36 bidang praktik hukum yang dinilai oleh dewan juri independen melalui proses seleksi yang ketat dan transparan.
Chief Operating Officer Hukumonline, Jan Ramos Pandia, menjelaskan bahwa Practice Leaders tidak sekadar menilai popularitas sebuah kantor hukum, melainkan kemampuan menghadirkan solusi hukum yang strategis dan bernilai tambah bagi klien di tengah kompleksitas persoalan hukum yang terus berkembang.
“Di era saat ini, penasihat hukum tidak cukup hanya memahami regulasi. Mereka juga harus mampu menawarkan solusi yang relevan, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi klien,” ujar Ramos.
Predikat Elite One merupakan jenjang tertinggi dalam pemeringkatan tersebut. Penilaian didasarkan pada sejumlah indikator, mulai dari nilai transaksi yang ditangani, kompleksitas perkara, profil klien, hingga dampak strategis terhadap perkembangan sektor hukum nasional.
Partner Johanes Dipa Widjaja & Partners, Beryl Cholif Arrachman, menyambut penghargaan tersebut sebagai hasil kerja keras seluruh tim dalam menjaga kualitas layanan dan integritas profesi.
“Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan, tetapi amanah untuk terus menjaga standar profesionalisme. Kami berkomitmen menghadirkan solusi hukum yang berintegritas, akurat, dan berkelanjutan bagi setiap klien,” kata Beryl.
Beryl yang juga menjabat Ketua Bidang Pembelaan Profesi Kurator dan Pengurus Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) Wilayah Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan menegaskan bahwa pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas praktik hukum, khususnya di daerah.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat dan dunia usaha terhadap layanan hukum yang profesional terus meningkat seiring dinamika regulasi dan perkembangan ekonomi.
“Penghargaan ini mendorong kami untuk terus berinovasi dan mengembangkan kompetensi agar dapat memberikan layanan hukum terbaik sekaligus berkontribusi bagi kemajuan profesi hukum di Indonesia,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut komitmen dalam pengembangan keilmuan hukum, Johanes Dipa Widjaja & Partners juga akan bekerja sama dengan Perhimpunan Dosen Ilmu Hukum Pidana (DIHPA) Indonesia menyelenggarakan Simposium Nasional di Surabaya pada 10–12 Juli 2026.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional DIHPA Indonesia, Dr. M. Sholehuddin, SH., MH., turut menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih kantor hukum tersebut. Menurutnya, pencapaian itu mencerminkan dedikasi, integritas, dan profesionalisme yang konsisten dalam pengembangan praktik hukum nasional.
“Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Johanes Dipa Widjaja & Partners, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi praktisi hukum dan generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas keilmuan serta menjaga etika profesi,” ujar Sholehuddin.
Ia menilai kantor hukum tersebut memiliki komitmen kuat dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan praktik hukum. Hal itu tercermin dari berbagai program peningkatan kapasitas advokat yang secara berkelanjutan dilakukan.
Melalui kerja sama dengan DIHPA Indonesia, Simposium Nasional Dosen Ilmu Hukum Pidana yang akan digelar di Surabaya nanti dijadwalkan diikuti ratusan dosen hukum pidana dari berbagai daerah di Indonesia dan menghadirkan 12 pakar hukum pidana nasional sebagai pembicara.
No comments yet.