Pasuruan, Jurnalpagi.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadi raihan opini WTP ke-12 secara berturut-turut bagi Kabupaten Pasuruan.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan atas keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dalam audit laporan keuangan tersebut.
Menurut Samsul, capaian tersebut menunjukkan adanya komitmen yang kuat dari pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, kami menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pasuruan beserta seluruh jajaran perangkat daerah yang telah bekerja keras dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah sehingga kembali memperoleh opini WTP dari BPK RI,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa opini WTP bukan hanya sekadar prestasi administratif, melainkan harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas penggunaan anggaran daerah.
Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan laporan keuangan yang baik di atas kertas, tetapi juga ingin merasakan manfaat nyata dari setiap program yang dibiayai oleh APBD.
“Opini WTP merupakan indikator bahwa tata kelola keuangan berjalan dengan baik. Namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana anggaran yang dikelola tersebut mampu diterjemahkan menjadi pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, baik melalui infrastruktur yang lebih baik, pelayanan kesehatan yang optimal, pendidikan yang berkualitas maupun penguatan ekonomi masyarakat,” tegas Ketua DPRD.
Ia menambahkan bahwa DPRD Kabupaten Pasuruan akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal agar setiap rupiah anggaran daerah digunakan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Ke depan, tantangan kita bukan hanya mempertahankan opini WTP, tetapi juga memastikan kualitas belanja daerah semakin baik. DPRD akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah sekaligus menjalankan fungsi pengawasan agar setiap program pembangunan benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” bebernya.
Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyampaikan rasa syukur atas kembali diraihnya opini WTP dari BPK RI. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang terus berupaya menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Alhamdulillah, Kabupaten Pasuruan kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan akuntabel,” ujarnya.(Tim/Adi)
No comments yet.