TERKINI

Melly Olivia Lius Sales Online CV Delta Abstrak Kita (DAK) Divonis 16 Bulan Penjara

Okt 21 2025193 Dilihat

Surabaya | jurnalpagi.id

Sidang agenda bacaan putusan bagi Melly Olivia Lius selaku, sales online di CV. Delta Abstrak Kita (DAK) berlangsung, pada Senin (20/10/2025).

Dipersidangan tersebut, Majelis Hakim dalam bacaan putusannya, menyatakan, Melly Olivia Lius yang ditetapkan, sebagai terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Penggelapan dalam jabatan secara berlanjut.

Perbuatan terdakwa diatas, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 374 KUHP Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP, sebagaimana dalam dakwaan pertama Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaaan Negeri Tanjung Perak Surabaya.

” Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Melly Olivia Lius dengan pidana penjara selama 16 bulan ,” ucap Ketua Majelis Hakim.

Serta menetapkan, masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan dan menetapkan terdakwa tetap ditahan.

Dalam perkara ini, dakwaan JPU menyebutkan, bahwa terdakwa sebagai Sales Online CV. Delta Abstrak Kita (DAK) yang bertugas mencari dan mendapatkan pelanggan baru dengan menawarkan, menjual produk perusahaan.

Penjualan yang ditawarkan terhadap para pelanggan melalui, sistem  diskon, harga
kebijakan perusahaan, membina hubungan baik dengan pelanggan serta memastikan penerimaan uang dari konsumen secara tunai ataupun transfer.

Namun, dalam data administrasi semua transaksi dan interaksi dengan pelanggan di laporkan kepada bagian terkait yakni, bagian gudang/depo untuk mengecek ketersediaan barang.

Selanjutnya, setelah barang ada lalu sales meminta kepada konsumen untuk melakukan pembayaran sesuai harga pesanan barang ke nomor rekening BCA atas nama CV.Gamma Cipta Kita (GCK)
atau rekening atas nama CV.Epsilon Khayal Kita (EKK).

Sedangkan, apabila dalam bentuk pembayaran tunai sales menerimanya kemudian harus diserahkan ke bagian shop controller untuk kemudian oleh Shop Controller di setorkan ke rekening perusahaan.

Baca juga :  Jaksa Hadirkan Ahli Perbankan, Kuasa Hukum Sebut Keterangan Saksi Untungkan Terdakwa

Sayangnya, order barang dari CV.Trimitra sebesar 43 Juta yang ditransfer ke rekening CV. Parama Onny Lestary (POL) tidak disetorkan ke perusahaan tempat bekerja terdakwa yakni, CV.DAK.

Share to

Related News

DPO Notaris Lutfi Afandi Terpidana Penip...

by Apr 12 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri Surabaya bersama Jaksa Eksekutor...

Sidang Dugaan Korupsi Pejabat Pelindo RP...

by Apr 08 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Sidang perkara dugaan korupsi pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak seni...

Prabowo Yudha ASN BPKAD Jatim dan Intan ...

by Apr 03 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Persidangan kasus perzinaan yang melibatkan ASN BPKAD Jawa Timur, Prabowo P...

Diduga Rugikan Keuangan Negara Rp 83,2 M...

by Apr 01 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Sidang dugaan korupsi pemeliharaan dan pengusahaan kolam Pelabuhan Tanjung ...

DPC Peradi Surabaya Dukung Pencalonan Ha...

by Mar 17 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Suasana hangat terasa dalam acara buka puasa bersama yang digelar di Suraba...

Ditanya Soal Nafkah Sewaktu Mediasi, Pem...

by Mar 11 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Upaya damai dalam sengketa harta bersama antara Sora Nadhirah dan mantan su...

No comments yet.

Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
back to top