TERKINI

Sidang Perdana Perkara Pesta Seks Sesama Jenis Siwalan Party, JPU Dakwa 34 Terdakwa

Feb 10 2026190 Dilihat

Surabaya | jurnalpagi.id

Kasus pesta seks sesama jenis bertajuk “Siwalan Party, 18 Oktober 2025” resmi bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Sebanyak 34 terdakwa menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deddy Arisandi dari Kejaksaan Negeri Surabaya, Senin (9/2/2026).

Dalam dakwaannya, jaksa menegaskan para terdakwa diduga secara bersama-sama dan terorganisir melakukan serta mempertontonkan perbuatan cabul dan aktivitas seksual bermuatan pornografi di Hotel Midtown Residence Surabaya, tepatnya di kamar 1601 dan 1602, pada Sabtu malam, 18 Oktober 2025.

“Para terdakwa dengan sadar telah mempertontonkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, serta persenggamaan sesama jenis dalam sebuah kegiatan yang melibatkan banyak orang,” ujar JPU Deddy Arisandi di hadapan majelis hakim.

Perkara ini mencuat setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan pesta seks yang digelar secara terencana. Menindaklanjuti laporan tersebut, Polrestabes Surabaya melakukan penggerebekan dan mengamankan 34 orang yang diduga terlibat, mulai dari penyelenggara, admin, fasilitator, hingga peserta.

Jaksa mengungkap, kegiatan tersebut dipromosikan melalui grup WhatsApp bernama “Surabaya X-Male 1.1 st” yang disebut memiliki lebih dari seribu anggota, serta melalui akun media sosial X (Twitter). Undangan disertai selebaran digital bermuatan pornografi yang memuat jadwal kegiatan, fasilitas hotel, hingga pembagian peran peserta.

Dalam uraian dakwaan, peran para terdakwa disebut beragam, mulai dari pendana, admin utama, admin lapangan, hingga peserta yang diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori. Rangkaian acara disebut diawali dengan permainan kelompok, kemudian berlanjut pada aktivitas seksual yang dilakukan secara bergantian di salah satu kamar hotel.

Saat penggerebekan, aparat menyita sejumlah barang bukti berupa telepon genggam dan tablet berisi percakapan grup, kondom, pelumas, cairan poppers, serta alat bantu seksual yang diduga digunakan untuk menunjang kegiatan tersebut.

Baca juga :  Diduga 81 Berkas Perkara Raib Oleh Oknum Panitera Pengganti PN Surabaya Salah Satu Milik Tjio Kuswoyo

Atas perbuatannya, para terdakwa didakwa melanggar Pasal 414 Ayat (1) huruf a juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 36 juncto Pasal 10 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi juncto Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Share to

Related News

Mangkir Dua Kali Saat Dipanggil Penyidik...

by Jul 01 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Polrestabes Surabaya memastikan penanganan kasus dugaan Tindak Pidana Pencu...

Kantor Hukum Johanes Dipa Widjaja &...

by Jun 23 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Prestasi membanggakan diraih Kantor Hukum Johanes Dipa Widjaja & Partne...

Tidak Ditemukan Unsur Korupsi, Kejari Su...

by Jun 17 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan RSUD Dr. Soetomo ya...

Dinilai Terlambat,Gugatan Tanah Pacar Ke...

by Jun 11 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Sengketa dua bidang tanah di kawasan Pacar Kembang, Surabaya, yang telah di...

Miliki Dasar Hukum dari Kejaksaan Agung,...

by Jun 09 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Permohonan PT.Unicomindo Perdana melalui kuasa hukumnya Robert Simangunsong...

Direktur BSM Tunggu Kepastian Hukum DPO ...

by Jun 06 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Penanganan laporan dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp15 miliar yang...

No comments yet.

Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
back to top