TERKINI

Siswa SD Karangjati III Pandaan Tidak Khawatir Lagi Saar Belajar

Okt 21 2025489 Dilihat

Pasuruan Jurnalpagi.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pasuruan akhirnya melakukan rehabilitasi ruang kelas SDN Karangjati III Pandaan. Setelah rehabilitasi terakhir pada tahun 2010 atau 15 tahun yang lalu.

Puncaknya, akhir tahun 2024 menjelang berakhirnya proses belajar mengajar selesai ada beberapa bagian plafon ruang kelas yang ambruk. Untungnya, ambruknya plafon ini tidak menimpa para siswa – siswi dan guri yang ada di sekolah saat itu

Dengan kondisi yang mengkhawatirkan tersebut Disdikbud langsung bergerak. Apalagi, tahun ini, Bupati – Wakil Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo – KH Shobih Asrori memberi perhatian lebih untuk sekolah. Terlebih pada bangunam fisik yang mengalami kerusakam.

Mas Rusdi – Gus Shobih rela mengalokasikan anggaran besar khusus untuk perbaikan sekolah – sekolah yang rusak dan kondisinya memang sudah memprihatinkan.

Pantauan di lokasi, Rabu,(21/10) sejumlah pekerja dari CV Mahardika sebagai pelaksana kegiatan mulai menurunkan genteng dan memasang pengaman di 4 ruang yang di rehabilitasi. Meliputi 3 ruang belajar mengajar dan 1 ruang guru dengan nilai Rp.380 juta.

Siti Rahmawati, guru kelas 6 menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pasuruan dan Disdikbud yang menjadikan sekolahnya menjadi prioritas perbaikan.

Dijelaskannya, kondisi sekolah tempatnya mengajar memang sudah rusak parah, khususnya kerusakan di atap kelas. Yang itu, membahayakan kegiatan belajar mengajar.

“Memang membahayakan anak – anak, makanya perlu ada perbaikan. Allhamdulillah terealisasikan tahun ini, terima kasih sekali pak Bupati dan dinas,” jelasnya.

Dia mengaku, dengan perbaikan ruang kelas ini, membuat siswa dan guru sedikit lebih tenang karena tidak terbayang – bayang ancaman atap ambruk sewaktu – waktu.

“Yang diperbaiki ada empat ruangan, yakni ruang kelas 4, 5 dan 6. Satunya lagi ruang guru. Karena empat ruangan itu yang kondisinya memang rusak parah,” urainya.

Baca juga :  Antisipasi Banjir Dinas SDA Sudah Lakukan Normalisasi di 20 Titik Sepanjang 22 Km

Rahma, sapaan akrabnya mengaku langsung sumringah saat mendengar kabar bahwa sekolahnya akan diperbaiki. Semakin gembira saat tahu ruang kelas mulai dibongkar.

“Untuk sementara, jam belajar siswa dibagi. Ada yang masuk pagi, dan ada yang siang. Intinya, kami atur agar tidak mengganggu kegiatan siswa,” pungkasnya (wan).

Share to

Related News

Raperda Pertanggung-jawaban APBD 2025 Di...

by Jun 30 2026

Pasuruan, Jurnalpagi.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan secara resm...

Terima Usulan Bupati, Ketua DPRD Pasurua...

by Jun 18 2026

Pasuruan, Jurnalpagi.id – DPRD Kabupaten Pasuruan menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti usulan...

Ketua DPRD Pasuruan Apresiasi Raihan WTP...

by Jun 02 2026

Pasuruan, Jurnalpagi.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali berhasil mempertahankan opini ...

Berikan Kualitas Pelayanan Penyakit Stro...

by Mei 20 2026

Pasuruan, Jurnalpagi.id – RSUD Bangil meraih penghargaan Platinum Award dari World Stroke Orga...

DPRD Kabupaten Pasuruan Ketuk Palu Tiga ...

by Mei 19 2026

Pasuruan, Jurnalpagi.id – Setelah sempat tertunda cukup lama, DPRD Kabupaten Pasuruan akhirnya...

Digitalisasi Layanan Kesehatan RSUD Grat...

by Mei 13 2026

Pasuruan, Jurnalpagi.id – Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, memberikan apresiasi ...

No comments yet.

Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
back to top