TERKINI

Kapolri Keluarkan Perintah Tegas, Semua Polisi harus mengedepankan pendekatan humonis kepada mahasiswa  BEM.SI

Apr 11 20221.284 Dilihat

Jakarta | JurnalPagi.id – Polisi yang mengawal aksi 11 April 2022 pada Senin (11/4/2022), diinstruksikan agar mengedepankan pendekatan humanis.

Perintah itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo  secara terlulis kepada jurnalpagi.id  Minggu (10/4/2022).

Kapolri menyampaikan, Polri memberikan dan menjamin setiap warga negara untuk untuk menyampaikan aspirasinya atau memberikan ruang demokrasi.

“Oleh karena itu, pendekatan humanis harus terus dilaksanakan dalam mengawal aksi demonstrasi,” kata Sigit.

Kapolri memastikan, Polri berkomitmen menjunjung tinggi HAM dan nilai-nilai demokrasi di Indonesia.

Juga kebebasan perpendapat dan bereskpresi yang dijamin UUD 1945 bagian dari HAM sehingga harus diberikan perlindungan secara universal.

Selain itu, Sigit juga meminta demonstrasi 11 April besok, mampu menghormati dan menjaga kesucian serta kekhusyukan umat Islam yang sedang menjalani Ibadah Puasa Ramadhan.

“Sebab itu, humanis harus terus dilaksanakan. Apalagi, karena saat ini bulan Ramadhan, kesucian dan kekhusyuan bagi umat muslim yang sedang menjalani puasa tetap harus kita perhatikan,” ujar Sigit.

Karena itu, ia meminta anggota Polri dan peserta aksi 11 April bersama-sama mengantisipasi ‘penumpang gelap’ atau oknum yang berusaha menunggangi demonstrasi tersebut.

Dengan demikian, penyampaian aspiasi bisa dilakukan dengan baik tanpa adanya noise atau sumbatan komunikasi.

Sigit meyakini, aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan masyarakat bisa diterima dengan baik dan ditindaklanjuti para pemangku kebijakan.

Sebagai kaum intelektual, Sigit juga meyakini mahasiswa juga tidak ingin dan berharap aksinya disusupi oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

“Ini tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama,” papar Sigit

Tapi, Polri akan memberikan tindakan tegas kepada siapapun yang mencoba menunggangi demonstrasi tersebut demi mengambil keuntungan untuk kepentingan segelintir kelompok.

Baca juga :  Fadli Zon menyoroti banyaknya prajurit TNI yang gugur di Papua.

“Kalau sampai terjadi pemicu kemudian terjadi hal yang sifatnya anarkis dan kita harus melakukan penegakan hukum, tarik sampai ke atas hingga sampai tuntas dan itu semuanya akan kita proses,” tegasnya.

“Karena Polri ingin gerakan mahasiswa betul-betul berjalan aman, tertib dan aspirasinya tersampaikan,” tutur Sigit. (Jpm)

Share to

Related News

GMNI Hukum Untag Teguhkan Evaluasi dan A...

by Feb 16 2026

Surabaya | jurnalpagi.id Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)...

Peran Divisi Legal dalam Menjaga Kepasti...

by Nov 28 2025

Profil Mahasiswa : Sheva Gelombang Bernadine Surabaya | jurnalpagi.id Di balik lancarnya bisnis otom...

Magang pada DPRD Kota Surabaya, Mahasisw...

by Nov 24 2025

Profil Mahasiswa : Bintang Airlangga Definzky Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 S...

Mahasiswa FH Untag Surabaya Bahas Anak S...

by Nov 16 2025

Artikel Oleh Isman Remson Tallalus 1312200274 Mahasiswa Fakultas Hukum Untag Surabaya Surabaya | jur...

Magang Pada PT Kerta Rajasa Raya, Ahmad ...

by Nov 09 2025

Artikel Oleh : Ahmad Raihan Vianda Putra Mahasiswa Fakultas Hukum Untag Surabaya Surabaya | jurnalpa...

Mahasiswa FH Untag Surabaya Banyak Belaj...

by Nov 09 2025

Oleh Muhammad Gilang Ramadhan Mahasiswa Fakultas Hukum Untag Surabaya Surabaya | jurnalpagi.id Dalam...

No comments yet.

Sorry, the comment form is disabled for this page/article.
back to top